Apa Itu Sunscreen? Kenapa Penting?

Kalau ada satu produk skincare yang paling sering direkomendasikan dokter kulit, jawabannya hampir selalu sama: sunscreen.

Menariknya, meskipun sudah sangat populer, sunscreen juga termasuk produk yang paling sering disalahpahami. Masih banyak orang yang menganggap sunscreen hanya perlu dipakai saat cuaca sedang terik, ketika berlibur ke pantai, atau saat beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama.

Padahal, paparan sinar matahari tidak hanya terjadi saat Anda sedang berjemur.

Saat berkendara ke kantor, berjalan ke warung, mengantar anak sekolah, atau bahkan duduk dekat jendela rumah, kulit tetap menerima paparan sinar ultraviolet (UV). Paparan ini mungkin terasa sepele jika terjadi sekali, tetapi efeknya dapat terakumulasi dari hari ke hari.

Di sinilah sunscreen berperan.

Apa Itu Sunscreen?

Sunscreen adalah produk perawatan kulit yang dirancang untuk membantu melindungi kulit dari dampak buruk sinar ultraviolet (UV) yang berasal dari matahari.

Secara sederhana, sunscreen membantu mengurangi jumlah radiasi UV yang mencapai kulit. Dengan perlindungan tersebut, risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dapat berkurang.

Ada dua jenis sinar UV yang paling sering dibahas dalam dunia perawatan kulit, yaitu UVA dan UVB.

UVA memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dan mampu menembus lapisan kulit lebih dalam. Sinar ini sering dikaitkan dengan penuaan dini, munculnya kerutan, warna kulit tidak merata, serta hiperpigmentasi.

Sementara itu, UVB lebih dikenal sebagai penyebab kulit terbakar akibat sinar matahari. Paparan berlebihan dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan berbagai bentuk kerusakan kulit.

Yang sering terlupakan, kedua jenis sinar tersebut tetap ada meskipun cuaca sedang mendung.

Kenapa Sunscreen Penting?

Kerusakan akibat sinar matahari tidak selalu terlihat secara langsung.

Anda mungkin tidak merasakan apa pun setelah berjalan kaki beberapa menit di bawah matahari. Namun paparan yang terjadi berulang selama bertahun-tahun dapat meninggalkan dampak yang perlahan mulai terlihat pada kulit.

Membantu Mencegah Flek Hitam dan Bekas Jerawat Menggelap

Bagi banyak orang Indonesia, flek hitam dan bekas jerawat yang sulit memudar sering menjadi keluhan utama.

Paparan sinar UV dapat merangsang produksi melanin, yaitu pigmen yang memberi warna pada kulit. Akibatnya, noda hitam yang sudah ada bisa terlihat semakin gelap dan membutuhkan waktu lebih lama untuk memudar.

Itulah sebabnya banyak dokter kulit menyarankan penggunaan sunscreen bersamaan dengan produk pencerah atau perawatan untuk hiperpigmentasi.

Tanpa perlindungan dari sinar matahari, hasil perawatan yang dilakukan sering terasa berjalan lebih lambat.

Membantu Mengurangi Tanda-Tanda Penuaan Dini

Penuaan adalah proses alami yang tidak bisa dihentikan. Namun ada faktor eksternal yang dapat mempercepatnya, dan salah satu yang terbesar adalah paparan sinar matahari.

Dalam dunia dermatologi dikenal istilah photoaging, yaitu penuaan kulit yang dipicu oleh paparan UV dalam jangka panjang.

Tandanya bisa berupa munculnya garis halus, kerutan, bintik-bintik gelap, warna kulit yang tidak merata, hingga berkurangnya elastisitas kulit.

Karena itu, sunscreen sering dianggap sebagai salah satu produk anti-aging yang paling sederhana sekaligus paling efektif.

Membantu Skincare Bekerja Lebih Optimal

Banyak orang berinvestasi pada berbagai produk perawatan kulit seperti vitamin C, retinol, niacinamide, AHA, atau BHA.

Bahan-bahan tersebut dirancang untuk membantu memperbaiki kondisi kulit. Namun jika kulit terus terpapar sinar UV tanpa perlindungan, hasil yang diperoleh bisa menjadi kurang maksimal.

Karena alasan inilah sunscreen sering disebut sebagai produk yang membantu melindungi hasil dari rutinitas skincare yang sudah Anda jalani.

Apa Arti SPF pada Sunscreen?

Saat memilih sunscreen, Anda pasti akan menemukan angka seperti SPF 30, SPF 50, atau SPF 50+.

SPF merupakan singkatan dari Sun Protection Factor, yaitu ukuran perlindungan terhadap sinar UVB.

Banyak orang mengira SPF 50 memberikan perlindungan dua kali lebih kuat dibanding SPF 25 atau SPF 30. Kenyataannya tidak sesederhana itu.

SPF 30 sudah mampu menyaring sebagian besar sinar UVB, sementara SPF 50 memberikan perlindungan yang sedikit lebih tinggi.

Dalam praktik sehari-hari, penggunaan sunscreen dalam jumlah yang cukup dan secara rutin biasanya lebih berpengaruh dibanding sekadar memilih SPF tertinggi yang tersedia.

Apa Itu PA pada Sunscreen?

Selain SPF, Anda juga akan sering menemukan keterangan PA+, PA++, PA+++, atau PA++++.

Jika SPF menunjukkan perlindungan terhadap UVB, maka PA digunakan untuk menggambarkan tingkat perlindungan terhadap UVA.

Semakin banyak tanda plus yang dimiliki, semakin tinggi tingkat perlindungannya terhadap sinar UVA.

Untuk penggunaan sehari-hari, banyak orang memilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan PA+++ karena sudah memadai untuk aktivitas harian.

Apa Itu Broad-Spectrum Sunscreen?

Selain SPF dan PA, ada satu istilah lain yang cukup sering muncul pada kemasan sunscreen, yaitu broad-spectrum.

Istilah ini menunjukkan bahwa sunscreen dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap UVA dan UVB sekaligus.

Dengan kata lain, produk tersebut tidak hanya membantu mencegah kulit terbakar, tetapi juga membantu mengurangi dampak paparan sinar matahari yang berkaitan dengan penuaan dini dan hiperpigmentasi.

Physical Sunscreen dan Chemical Sunscreen

Saat membaca ulasan sunscreen, Anda mungkin menemukan istilah physical sunscreen dan chemical sunscreen.

Physical sunscreen umumnya menggunakan bahan seperti zinc oxide atau titanium dioxide sebagai filter UV. Bahan-bahan ini bekerja di permukaan kulit untuk membantu mengurangi jumlah radiasi UV yang mencapai jaringan kulit.

Sementara itu, chemical sunscreen menggunakan filter UV yang dirancang untuk menyerap energi dari sinar ultraviolet sebelum energi tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada kulit.

Bagi kebanyakan orang, perbedaan ini sebenarnya tidak perlu terlalu dipusingkan.

Yang lebih penting adalah menemukan sunscreen yang terasa nyaman di kulit, tidak membuat malas menggunakannya, dan cocok dengan kebutuhan sehari-hari.

Karena sunscreen terbaik pada akhirnya adalah sunscreen yang benar-benar dipakai secara rutin.

Berapa Banyak Sunscreen yang Harus Dipakai?

Salah satu kesalahan paling umum adalah menggunakan sunscreen terlalu sedikit.

Sebagai patokan sederhana, banyak ahli menyarankan penggunaan sekitar dua ruas jari untuk area wajah dan leher.

Jumlah tersebut mungkin terlihat cukup banyak pada awalnya. Namun perlu diingat bahwa angka SPF yang tercantum pada kemasan diuji menggunakan jumlah aplikasi tertentu.

Jika sunscreen digunakan terlalu sedikit, tingkat perlindungan yang diperoleh juga dapat berkurang.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Menggunakan Sunscreen

Selain menggunakan terlalu sedikit produk, ada beberapa kesalahan lain yang cukup sering terjadi.

  • Hanya memakai sunscreen saat cuaca cerah.
  • Menganggap sunscreen tidak diperlukan saat berada di dalam ruangan.
  • Tidak mengaplikasikan ulang setelah banyak berkeringat atau beraktivitas di luar ruangan.
  • Melupakan area leher, telinga, dan punggung tangan.
  • Mengandalkan SPF dari makeup tanpa menggunakan sunscreen terpisah.

Padahal, perlindungan yang konsisten biasanya jauh lebih penting daripada memilih sunscreen dengan klaim yang paling tinggi.

Apakah Sunscreen Harus Dipakai Setiap Hari?

Indonesia merupakan negara tropis yang menerima paparan sinar matahari hampir sepanjang tahun.

Karena itu, penggunaan sunscreen setiap hari sering menjadi salah satu langkah perawatan kulit yang paling sederhana sekaligus paling bermanfaat.

Tidak harus saat pergi ke pantai atau mendaki gunung. Aktivitas sehari-hari seperti berangkat kerja, membeli sarapan, berjalan ke minimarket, atau duduk dekat jendela rumah tetap memberikan paparan sinar UV dalam jumlah tertentu.

Banyak orang yang awalnya merasa repot menggunakan sunscreen setiap pagi. Namun setelah menjadi kebiasaan, langkah ini biasanya hanya membutuhkan waktu beberapa detik.

Dan dibandingkan berbagai produk skincare lain yang harganya bisa jauh lebih mahal, sunscreen sering menjadi salah satu investasi paling sederhana untuk menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.

Sign In

Register

Reset Password

Please enter your username or email address, you will receive a link to create a new password via email.